Gambut adalah daerah dimana saya lahir, hidup dan bertempat tinggal(basa-basi oleh penulis). Gambut (daerah yang saya tinggali) yaitu daerah yang terletak pada koordinat 3o24’19.09” S dan 114o40’07.31” E. Pada daerah ini, sebagian besar mata pencaharian penduduknya yaitu bertani. Ada juga yang jadi pedagang(mungkin kalian pernah dengar “tapai Gambut”), dan sebagainya.

Panen padi (jar orang gambut banih) dilakukan setiap satu tahun sekali, dan biasanya apabila memasuki musim panen akan banyak para imigran/turis asing(luar kabupaten) berdatangan(maksudnya pangaron). Para pengaron datang untuk mencari nafkah(maambilupah) dengan menawarkan jasa untuk membantu masyarakat dalam memanen padi(banih). Untuk besarnya bayarannya tergantung banyaknya lahan yang berhasil dipanen.

Bagaimana sih keadaan alam wilayah Gambut, bisa dilihat seperti gambar di bawah ini:

gambutUntuk daerah yang ditanami padi dulu ya…(tapi mohon maaf karena gambarnya cuma gambar-gambar yang ada di belakang rumah penulis saja).

Keadaan wilayah Gambut

gambut 2Gambar 1

gambut 3

Gambar 2

gambut 4Gambar 3

Gambar 1,2,3 merupakan keadaan lahan sehabis terjadi peristiwa Gambut lautan api.

 

 gambut 5

Gambar 4

gambut 6

Gambar 5

gambut 7

Gambar 6

gambut 8

Gambar 7

gambut 9

Gambar 8
Gambar 4, 5, 6, 7 dan 8 merupakan keaadan setelah berjalannya waktu maka lahan yang dulunya habis terbakar maka akan ditumbuhi oleh rerumputan.

pemandangan gambut

Gambar 9

padi gambut

Gambar 10

wiliayah gambut

Gambar 11

tanah gambut

Gambar 12

gambut padi

Gambar 13

Gambar 9,10,11,12 dan 13 merupakan kegiatan penduduk ketika akan memulai menanam padi.

Pada gambar 9 terlihat penduduk sedang main golf (bahasa kerennya manabas) rumput yang tumbuh tadi. Tapi perlu diingat kegiatan manabas dilakukan ketika dilahan tadi sudah mulai ada air(lahannya basah). Setelah selesai ditabas, maka biasanya pada lahan diberi pupuk supaya tanahnya baik untuk di tanami padi. Kegiatan itu bisa dilihat pada gambar 10.

gambut terbakar

Gambar 14
lahan gambutGambar 15

gambar gambut

Pada gambar 14,15 dan 16 merupakan gambar padi muda. Ini dilakukan ketika rumput-rumput sudah ditabas dan dibersihkan, setelah itu baru deh malacak(menanam padi muda). Setelah beberapa bulan padi mudanya berubah menjadi(seperti power ranger aja berubah) seperti pada gambar di bawah

panen gambut

Gambar 17

panen padi

Gambar 18

wilayah gambut 2

Gambar 19

Gambar 17,18,19 dan 20 merupakan gambar padi muda yang telah tumbuh, dan tinggal menunggu masa panen. Untuk gambar panen, penulis masih belum bisa untuk ditampilkan lagi(belum ada fotonya). Padahal dulunya fotonya ada sih, tapi karena hard disk di komputer penulis rusak dan terpaksa di “lem biru” (lempar beli baru), maka musnah sudah data-datanya. Jadi, tunggu gambar padi yang siap panen di edisi selanjutnya ya(“Gambut 3”, untuk edisi “Gambut 2” akan menampilkan bagaimana keadaan Gambut tetapi tidak berhubungan dengan padi). Sekian dulu postingan mengenai daerah kecamatan Gambut ini ya. Penulis mencoba ikutan seo di postingan ban terbaik di Indonesia GT Radial.

Sekian dulu postingan gambut part 1 ini ya.

Share: