Pembuatan Catu Daya dengan Keluaran Positif dan Negatif

Penulis dkk mendapatkan tugas kuliah untuk membuat catu daya atau power supply dengan keluaran 5 Volt. Komponen-komponen serta alat dan bahan yang digunakan untuk pembuatan catu daya tegangan dc kali ini yaitu 1 buah trafo 1 Ampere atau transformator 2 A(digunakan yang 1 A atau 2 A supaya dapat menjalankan rangkaian mikrokontroler), regulator 7805 dan 7905 (untuk keluaran +5 volt dan -5 volt), dioda 1 Ampere sebanyak 4 buah sebagai penyearah gelombang atau untuk keluaran tegangan DC, kapasitor 100 nF, Elco(kondensator elektrolit) 470mikro Farad papan PCB, timah, Ferro Khlorit untuk proses etching, solder, dan lain-lain.

Untuk rangkaian catu daya dengan keluaran positif dan negatif, dapat menuju link postingan penulis mengenai skema rangkaian catu daya. Disana sudah penulis paparkan mengenai skema rangkaian catu daya +5 volt dan -5 volt.

Pembuatan catu daya tegangan dc

Langkah-langkah pembuatan catu daya tegangan dc atau bahasa kerennya algoritma pembuatan catu daya yaitu:

  1. Menentukan rangkaian
  2. Membuat rangkaian pada PCB Designer
  3. Mencetak(Print) rangkaian PCB Designer
  4. Memfotocopy hasil print
  5. Menempelkan hasil fotocopy pada papan pcb
  6. Melakukan proses ecthing
  7. Melubangi papan PCB atau melakukan pengeboran
  8. Menyolder komponen dengan papan PCB sesuai dengan rangkaian yang dibuat
  9. Uji coba rangkaian pada papan PCB

Tutorial membuat catu daya

Proses pembuatan catu daya tegangan dc kali ini, penulis lakukan dengan menentukan rangkaian catu daya dengan keluaran positif dan negatif. Lalu dengan menerapkan rankaian catu daya dengan membuat desainnya pada PCB Designer. Yang perlu diperhatikan ketika menerapkannya pada PCB Designer, alur rangkaian pada PCB Designer harus benar-benar sama seperti pada rangkaian atau dengan kata lain harus berhati-hati dalam pembuatan rangkaian pada PCB Designer karena jika terjadi kesalahan kecil maka akan membuat kacau rangkaian, terutama nanti jika kesalahannya diketahui ketika sudah dalam proses solder komponen pada papan PCB. Dibawah ini adalah contoh rangkaian pada PCB Designer.

rangkaian catu dayaApabila sudah selesai proses pembuatan rangkaian pada PCB Designer, lalu silahkan untuk diprint, kalau penulis biasanya melakukan proses print dengan pilihan reverse atau kebalikan dari rangkaian. Setelah dicetak atau print dengan pilihan reverse lalu hasil print tadi difotocopy pada kertas plastik yang digunakan untuk perangkat OHP. Kalau bisa hasil fotocopy yang tebal supaya nanti pada proses untuk menempelkannya pada papan PCB lebih ok.

Setelah itu lalu menempelkan hasil fotocopy pada papan PCB dengan menyetrika di atas papan PCB, tetapi dengan dilapisi beberapa lembar kertas (penulis biasanya hanya menggunakan dua buah kertas). Pada proses menyetrika ini, penulis lakukan selama 20-30 menit. Setelah itu, diamkan dulu sampai dingin, lalu silahkan angkat plastik yang menempel pada papan pcb.

Sesudah menempel dengan sempurna pada papan PCB, selanjutnya melakukan proses etching dengan menggunakan larutan Ferro Chlorit seperti postingan penulis mengenia rangkaian XR-2206. Ferro Chlorit biasanya dapat dibeli ditoko yang menjual komponen elektronika. Pada proses ini, Ferro Chlorit dicampur dengan air panas lalu masukkan rangkaian pada papan PCB tadi dan perlu untuk digoyang terus menerus sampai tembaga yang ada pada papan PCB terlarut dan yang tersisa hanya tembaga yang sudah tertempel rangkaian tadi

Lalu sisa tembaga yang tertempel hasil fotocopy tadi dapat dihilangkan dengan menggunakan tiner(penulis menggunakan bensin untuk menghilangkannya). Setelah itu silahkan untuk melubangi rangkaian pada papan PCB dengan menggunakan bor khusus. Apabila sudah selesai, lalu melakukan proses solder komponen-komponen sesuai dengan rangkaian. Sedikit tips untuk cara menyolder yaitu dari mulai dengan solder dan akhiri dengan solder. Maksudnya, pertama-tama soldernya diletakkan dulu pada kaki komponen yang akan disolder(biasanya dengan sudut 45 derajat), lalu hubungkan timah sehingga meleleh, angkat timahnya, lalu angkat soldernya. Apabila proses solder menyolder selesai, silahkan uji coba rangakaian catu daya. Apakah nanti sudah sesuai keluaran positif dan negatifnya. Penulis lakukan ujicoba tegangan keluaran pada catu daya berkisar 4.95 Volt.

Supaya lebih jelas mengenai pembuatan catu daya tegangan dc dapat dilihat gambar-gambar di bawah ini.

proses setrika rangkaian

setrika pembuatan catu daya

proses etching catu daya

hasil etching catu daya

proses solder ujicoba catu daya

Sekian dulu postingan mengenai proses pembuatan catu daya tegangan keluaran dc positif dan negatif kali ini. Sampai jumpa pada postingan selanjutnya ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *